Halaman Unek-Unek
Halaman ini jadi halaman untuk menuangkan pikiran saya dalam untaian kata. Hehehe sekalian bernostalgia kali. Mungkin ini sisi lain saya sebagai seorang manusia. Ya sudah dinikmati saja.
<<< Tentang Diriku >>>
tidaklah aku seperti ini melainkan
Ia telah menciptakanku dari segumpal darah
pun dengan orang-orang yang
sungguh sangat berjasa dalam
mendidik, membesarkan dan menghidupkan
adalah Ia yang telah menurunkan
hambaNya yang cantik untuk
melabuhkan segala penat dan rasa
aku, tentulah manusia dengan segala
keterbatsan dan tingkah polah yang seadanya
yang belum sanggup mengambilkan
matahari untuk orang-orang tercinta
manusia yang bermula dari kata, pikir dan rasa
do’a, usaha, lelah, pasrah adalah
kata terakhir tentang diriku …..
<<< kebahagiaanku >>>
Dimana letak kebahagiaanku ???
Seandainya engkau tanyakan itu kepadaku,
Aku mungkin tidak tau persis jawabnya.
Aku hanya bisa menjawab,
Aku sungguh merasa bahagia,
Ketika dengan seluruh upayaku,
Aku dapat membuat orang lain merasa bahagia.
Walaupun dalam upayaku itu,
Aku menangis, menjerit, mengeluh, berdo’a
Namun, cukuplah bagiku ketika melihat
Orang-orang yang aku kasihi bahagia,
Maka aku bahagia dengannya…
<<< Pengharapan >>>
Kali ini tak ada lagi pengharapan :
Sepiku kini menerjang karang,
Air mataku membasahi dahaga bumi,
Lelahku merengkuh senyum mu.
Kali lain pengharapan pun bersemi :
Lautku, kata tempatku berpijak,
Imajiku bertahta di pesona mu,
Engkau, buat ku hidup tuk kedua kalinya.
<<< Aku Kepada Mu >>>
Aku akan datang kepadamu
dalam satu purnama dimana
purnama sendiri pun tak menyadari
datangku kepadanya
Aku akan melukis kepadamu
Dengan satu sentuhan kata hingga
Kata kau pun enggan berlari
Lariku kepadanya
Aku akan menjaganya untukmu
Bila suatu waktu telah sampai
Waktu pun berputar lirih
Kasihku di ujung rindu
Entah sampai kapan
Aku kepada mu
<<< Dikarenakan Mu >>>
Dikarenakan hujan singgah lebih awal
Dihiburnya duka dalam penantian
Diraihnya matahari sebagai buah rindu
Dikiaskannya air mata dengan bahagia
Dikarenakan sajak dan nada berlagu sendu
Diuntainya melati di pucuk bunga
Dirahasiakannya rasa hinnga tiada menahu
Dirajutnya gelombang dalam deraian nada
Dikarenakan karena
Dikarenakan mu, aku seperti ini
Lamunan yang lampau :::
<<< Ibu >>>
indahnya benih kasih dan sayang yang engkau semai
dari buaian hingga terbenamnya senja
adalah ibu,
surga abadi, kutambatkan kalbu
tempatku bersandar dan berkeluh
tentang haru biru hidup dan kisahku
engkaulah matahari,
yang menerangi jalanku ke arahNya
engkaulah bulan dan bintang,
yang menghiasi kala bahagia dan nestapaku
engkaulah salju,
yang tak kan mencair demi anakmu
adalah ibu,
laut tempatku, darimana hujan berasal
hujan dahagaku, membasahi savana terhijau
bumi pijakanku, kemana ku kan kembali
hingga detik ini,
tiada setetespun, doamu berpaling dariku
hingga engkau hembuskan nafas terakhirmu
demikian besar semua yang telah engkau persembahkan,
hingga seandainya aku hidup tuk kedua kalinya
satu pintaku pada Tuhanku
beri aku hidup untuk selalu membahagiakannya
sungguh, di akhir pengembaraanku
aku kan bersaksi,
bahwa beliau telah :
melaksanakan amanatMu
memberi kasih dan sayangMu
doa,
Tuhan, kasihilah ibuku
melebihi kuasa dan harapku
A M I N.
<<< Kembang Mawar Dan Melati >>>
mendeskripsikan kembang mawar melati, tak cukup sekedar kata
saat kata berpadu rasa, terlukislah ia
mengenalnya adalah sebuah anugrah tersendiri
senyum yang memancar wajah ayunya
tutur kata nan lembut menyapa lembayung senja
apa yang bersemayam di dirinya
luruhlah segala kebekuan hati dimusim semi
setahun, ah.. waktu telah menjemput
di akhir senja rasakan elok pesona
sungguh tak dimengerti, hanya seorang
sanggup merubah makna arti diri
meninggalkannya adalah sebuah kegundahan tersendiri
apa hendak dikecap, Ia berkehendak
tapi tetapi, tak mengapa sesal berlabuh
saat jarak tak lagi mengembang
laut biru, luka biru, tatap mata sendu
terbersit kata syukur berbalut pada
izinkan seorang hamba mengeyam kesempatan
doa, tinggallah ia sebagai kembang mawar melati
Oh, bilakah waktu kembali ?






wah…blognya baru ya mas… masih banyak yang harus diperbaiki, baik dari segi isinya maupun tampilannya. Klo bisa foto keluarga yang mempunyai kenangan dimasukin juga dunk… Semoga ke depan, bisa lebih baik lagi. Semangat!!! Fight oh…Oh…
Wassalam _afterfebruary_
Wow, kata2 anda sangatlah puitis .. Keren sekali ..
puisi yg bagus yg tetang ibu..