… Icip2 Browser CLient …

Hidup ini indah, ada banyak pilihan diluar sana, pun termasuk dengan pilihan web browser / web client. Sebut saja ada : Mozila FireFox yang versi terbarunya (stabil) saat tulisan ini dibuat adalah versi 3.5.2, kemudian Opera 10, kemudian Safari 4.0.3 dan Internet Explorer 8.0. Pengembangan browser tentu pada muaranya mengarah ke tingkat kestabilan, tingkat keamanan, tingkat penggunaan memory, tingkat fitur/addon, tingkat user interface dan sebagainya ke arah yang lebih baik.

Komentarnya untuk keempat browser tersebut :
Untuk Mozila FireFox, merupakan browser dengan tingkat pengguna yang terus tumbuh dengan pesat. Dengan dukungan multi OS, Firefox banyak digunakan oleh pengguna internet. Ya, browser ini jika saya perhatikan paling banyak dimanfaatkan pengembang aplikasi web untuk mengetes / debug hasil rancangan webnya. BTW, untuk urusan konsumsi memory, browser ini termasuk tinggi dalam penggunaan memory, terlebih saat kita membuka banyak tab. AddOns Mozila Firefox juga memberikan fitur-fitur tambahan yang menarik. Konon, kabarnya browser ini maling aman dari segi keamanan berinternet. Ya,, kesimpulannya Mak Nyus lah untuk browser yang satu ini.

safari4

Untuk Opera 10, begitu menggunakan pertama kali, jelas Iconnya & tampilannya berbeda dengan versi sebelumnya. Lebih cool. Hadir dengan fitur opera Turbo untuk mempercepat akses ke sebuah halaman web hingga beberapa kali lebih cepat. BTW, Opera 10 juga menyediakan Widget untuk menambah produktivitas pengguna. Yang baru seaya perhatikan, ada fitur Developer Tools yang berguna untuk mereka yang menginginkan sesuatu yang lebih dari sebuah browser. Nah, yang menarik juga, tingkat penggunaan memory (RAM) yang lebih kecil dibanding para kompetitornya. Jadi bagi komputer dengan RAM yang pas-pasan, menggunakan Opera 10 tentu nggak masalah. Top Markotop.

Untuk Internet Explorer 8.0, nampaknya Microsoft semakin waspada terhadap kompetitornya, dengan semakin berkurangnya pengguna IE, maka Microsoft mulai berpikir keras bagaimana agar penggunanya tidak berpaling ke lain hati. Dengan slogan “Making your web even better, faster, safer, easier…”, tentu menjadi PR bagi Microsoft hehe… BTW, dalam hal penggunaan memory, agak lumayan besar juga tingkat konsumsinya. Nah, IE 8 tentu didukung penuh oleh plugin Silverlight. Ya… Top lah untuk komentarnya.

Nah, untuk Safari 4.0.3, Wow, kesan pertamanya begitu menggoda. Hahaha,,,emang Bosnya Apple seorang yang perfect. Dalam hal segi user interface, maka browser inilah pemenangnya. Namun, dari segi penggunaan memory, ya agak boros juga saat membuka beeberapa tab sekaligus. Dari segi kecepatan akases, hmmm lumayan cepat juga browser yang satu ini. Hehehe, bingung mau comment apa, harusnya yang comment adalah yang punya Mac hehehe. Tapi oke lah untuk menambah khasanah web browser di jagat raya ini.. Selamat Mencoba !

… Perkenalkan Istri Baru Saya …

Tulisan ini jelas nggak penting hahaha… Tapi nampaknya tetap harus didokumentasikan. Hmmm, perkenalkan istri baru saya bernama Lenovo Ideapad Y450 939. Akhirnya ada juga yang menemani malam-malamku beberapa waktu kedepan. Hmmm, dilihat dari Spesifikasinya sih standar-standar saja, berbekal Processor Intel Core2Duo T6600, HD SATA 320 GB, RAM DDR3 4GB, VGA GeForce M110 ya dan OSnya DOS… lumayan lah buat “multitasking” haha… kekuatannya merata disemua aspek. Walaupun kadang terpikir, won bukan gamer kok, milih VGA yang NVIDIA, kenapa nggak share Intel 4500 aja ???. Dibeli saat Dollar berkisar 10200-10300. Sepertinya nggak sabar banget nunggu sang Dollar turun.
lenovo
BTW, untuk Primary OSnya sih…, masih mengandalkan XP Pro SP2. Ya maklum, XP Minded hehe. Klo mau OS yang macem2, ya main aja di VMWare lah…, aman dan cepat. BTW, sebagai catatan, Drivernya harus diunduh sendiri, karena yang disertakan dalam paket pembelian adalah Driver untuk Vista. Anda bisa mengunduh driver XPnya disini. Hehehe, siapkan bandwidth, karena keseluruhan file drivernya lebih dari 600MB. BTW, setelah semua driver di install, masih terdapat satu lagi Unkwon Device, dengan menampilkan pesan “Audio device on High Definition Audio Bus”. Ha… ntar deh dioprek lagi.

Pacaran dengan XP saja tentu nggak indah, berhubung teman saya udah beli MacBook (moga2 segera menyusul wakakak), maka Second OSnya sih, sepertinya ke Linux deh. BTW, saya sudah mencoba Linux Ubuntu 9.04 dan Linux Mint 7. Semuanya baik-baik saja, kecuali VGAnya hehehe, belum dikenalin. Setelah cek n ricek ke situs “NVIDIA ternyata emang belum ada driver yang support NVidia M110 haha. Kecian deh saya, harus bersabar nungguin NVIDIA membuatkan driver untuk linuxnya :) Smoga Ubuntu 9.10 udah include drivernya hehehe.

Ya, akhirnya semoga istri baruku dapat menambah produktivitas bekerja, amin. Kesimpulannya, trus kapan nabung untuk merit wakakak ??? *maksa & jelas tidak nyambung*

… Error Meneh …

Hmmm…, saat membuat web service, menggunakan VisualStudio 2005 dengan bahasa VB.NET, awalnya sih adem-ayem aja. Web Service yang saya buat akan dikonsumsi oleh AS3nya Flex. Tentu alamanya saya arahkan ke localhost. Misalnya http://localhost/project/index.asmx. Namun saat saya ganti menggunakan IP Address, misal http://10.1.10.10/project/index.asmx, web service pun berkata: “The test form is only available for requests from the local machine“. Dan akhirnya aplikasi yang dibangun muncul error terus hehehe…,

web.service

Setelah Googling, maka kesimpulannya, harus ditamhakan kode pada file web.config kita, diantara . Berikut ini contoh kode yang saya tambahkan :

<configuration>
    <system.web>
		<webServices>
           <protocols>
				<add name="HttpGet"/>
				<add name="HttpPost"/>
			</protocols>
		</webServices>
    </system.web>
</configuration>

Sampai sini, aplikasi lancar-lancar aja, namun jika saya arahkan lagi ke http://localhost/project/index.asmx, sekarang muncul pesan Not Found hehehehe. Hmmm, so gmana ngakalin supaya web service dapat jalan di localhost dan mengakses secara remote menggunakana IP Address ??? Ada ide kah dari pembaca sekalian ??? hehe, saya lagi hunting code lagi… work hard, pray hard…

Referensi :
http://geekswithblogs.net/juang/archive/2005/11/28/61437.aspx
http://geekswithblogs.net/ranganh/archive/2006/03/25/73301.aspx

… Windows Mobile menjadi Windows Phone …

Dikutip dari Okezone.Com “JAKARTA – Microsoft mengumumkan pergantian nama Windows Mobile menjadi Windows Phone. Perubahan yang akan berlaku sejak Windows Mobile 6.5 meluncur itu lebih dikarenakan keinginan menjadikan nama OS di ponsel cerdas itu lebih komersial. Diterangkan Windows Client Product Manager Microsoft Indonesia Lukman Susetio, perubahan nama menjadi Windows Phone selain agar lebih enak didengar bagi penggunanya, juga karena nama Windows Mobile telah identik dengan PDA, sebab OS tersebut pertama kali diperkenalkan di PDA. “Awalnya Windows Mobile dibenamkan ke PDA. Sekarang, PDA sudah tidak ada lagi, berganti dengan smartphone. Dan Microsoft ingin mengubahnya juga,” tukas Lukman, usai Media Gathering di Ballroom Ritz Carlton SCBD, Jakarta, Rabu (19/8/2009).

windows.mobile

Lukman menerangkan, ada beberapa keunggulan yang akan dirasakan pada Windows Phone. Yang paling utama adalah penetrasi user interface di OS ini akan jauh lebih mudah serta cepat, dengan dukungan logo ikon yang jauh lebih besar. Selain itu, daya tahan baterai akan jauh lebih lama dibanding pada sistem operasi sebelumnya. Diakui Lukman, pada seri sebelumnya, beberapa pelanggan mengeluhkan baterainya sering cepat habis. Karena itu ada beberapa teknologi yang mengalami pembaruan. “Yang paling menarik yaitu dibenamkannya browser Internet Explorer 7 for Mobile di Windows Phone,” tambahnya. IE 7 for Mobile menurut dia menjadikan daya jelajah di dunia maya menjadi lebih nyaman dan cepat, karena jauh lebih ringan dari sebelumnya. Ini belum termasuk dengan kemampuan maksimal intergarasi saat dihubungkan dengan komputer yang berbasis Microsoft. (srn)”

Komentarnya :

Hehehe, strategi marketing Microsoft memang menarik, perubahan nama juga bukan sekali ini saja. Beberapa waktu silam, penamaan Sistem Operasi mereka juga mengalami perubahan. Dari yang memakai Tahun (eg. Win 95, Win 98, Win 2000) menjadi Penamaan (Win Me, Win XP, Win Vista) kedepan malah berubah lagi menjadi Windows 7 hehe. Juga penamaan dari Sistem Operasi Server mereka ikut pula mengalami gonta-ganti nama. Hmmm…, belum sempat belajar banyak nih menganai develop aplikasi di Windows Mobile…, Untungnya pas di cek and ricek… masih sama tools untuk developnya… Visual Studio + SDK Mobilenya… Oke lah,,, good luck. Semoga dapat bersaing dengan IPhone, Google Android, dan sebagainya…

Referensi :
Video Windows Phone
Windows Mobile Developer
Berita Windows Mobile ke Windows Phone
Berita Windows Mobile ke Windows Phone Okezone

… Nostalgia VB6 Lagi …

Hehehe…, ya sudah saya doumentasikan saja. Alkisah saya mengedit aplikasi VB6 yang sudah berjalan. Ya…, reportnya (laporannya), ke DataReport. Kendalanya mulai muncul saat harus menampung sebuah field yang mempunyai ukuran karakter lebid dari 30000. Dimana fieldnya diletakkan di section header. Maka yang berhasil untuk dicetak sekitar 3000an karakter saja. Sebenarnya bisa juga sih diakalin dengan menghitung jumlah karakter yang akan dicetak, setelah dihitung maka kita panggil data report sampai n-data report. Namun terlihat nggak elegan hahaha…, Untuk report yang lebih professional sebenarnya dapat menggunakan ActiveReport atau CrystalReports. Hehe tapi bayar,,,

Berikut catatan yang saya dapatkan setelah melakukan sedikit percobaan. Label dapat menampung maksimal sekitar 28.000 karakter. TextBox dapat menampung sekitar 65.535 karakter. Dan RichTextBox sepertinya buanyak deh, saya coba…bisa lebih dari 3.000.000 karakter hehehe… tapi agak lemot loadingnya. Untuk menangani data text yang besar, silahkan gunakan RichTextBox. Untuk mengaktifkannya, silahkan masuk menu Project > Components (C, kemudian check pada bagian Microsoft Rich TextBox Control 6.0 (SP6).

Hidup ini indah…, pilihan ekport data sebenarnya saya punya dua pilihan (maklum taunya baru dua hehe). Pertama ke Microsoft Excel, dimana tutorialnnya pernah saya tulis Disini. Atas alasan kemudahan dan kecepatan, serta kompabilitas OS, maka diputuskan unutuk mengeksport ke format HTML. Yups,,, oke deh. Asumsinya, saya menggunakan VB6, DB Server SQL 2000 (Northwind).

Langkah pertama adalah mendesain tampilan webnya (HTML), silahkan gunakan Dreamweaver, atau Ms Frontpage, atau Notepad++. Silahkan desain sebagus mungkin…, hehehe gunakan jiwa seni Anda. Setelah Anda desain, hasil kodenya, akan dipakai untuk mengeksport data dari VB. Kemudian savelah file HTML ini di folder yang sama dengan project VB.

Langkah kedua adalah mendesain form di VB, saya gunakan sebuah DataGrid dan sebuah CommandButton

vb

Langkah ketiga adalah pengkodeaan pada VB, berikut ini contoh pengkodeaan sederhana :

	Dim cn As New ADODB.Connection
	Dim rs As New ADODB.Recordset
	Dim result As Long
	Private Declare Function ShellExecute Lib "shell32.dll" Alias "ShellExecuteA" (ByVal hWnd As Long, ByVal lpOperation As String, ByVal lpFile As String, ByVal lpParameters As String, ByVal lpDirectory As String, ByVal nShowCmd As Long) As Long

	Private Sub Form_Load()
	   'Sesuaikan dengan kondisi komputer Anda
	   Set cn = New ADODB.Connection
	   cn.CursorLocation = adUseClient
	   cn.Open "Provider=SQLOLEDB; Server=YOGA; Initial Catalog=Northwind; User Id=sa; Password=password"

	   Set rs = New ADODB.Recordset
	   rs.Open "SELECT CompanyName, ContactName, ContactTitle, Address FROM Suppliers", cn, adOpenDynamic, adLockOptimistic
	   Set DataGrid1.DataSource = rs
	   DataGrid1.Refresh
	End Sub

	Private Sub Command1_Click()
	   rs.MoveFirst
	   'Sesuaikan
	   Open App.Path & "\preview.html" For Output As #1
	   Print #1, "<html>"
	   Print #1, "   <head>"
	   Print #1, "      <title>Export Data Ke Excel | VB6</title>"
	   Print #1, "   </head>"
	   Print #1, "   <body bgcolor=#90D378>"
	   Print #1, "   <br>"
	   Print #1, "   <p align=center><font face=georgia size=5 color=#ffffff><b><i>Suppliers List</i></b></font></p>"
	   Print #1, "      <table width=900 border=1 cellspacing=0 cellpadding=0 align=center bgcolor=#F8FF9B bordercolor=E6FF93>"
	   Print #1, "         <tr bgcolor=#7091FF align=center>"
	   Print #1, "            <td width=225 height=30><font face=georgia size=2><b>COMPANY NAME</b></font></td>"
	   Print #1, "            <td width=225><font face=georgia size=2><b>CONTACT NAME</b></font></td>"
	   Print #1, "            <td width=225><font face=georgia size=2><b>CONTACT TITLE</b></font></td>"
	   Print #1, "            <td width=225><font face=georgia size=2><b>ADDRESS</b></font></td>"
	   Print #1, "         </tr>"
	   For i = 1 To rs.RecordCount
		  Print #1, "         <tr>"
		  Print #1, "            <td>" & rs!CompanyName & "</td>"
		  Print #1, "            <td>" & rs!ContactName & "</td>"
		  Print #1, "            <td>" & rs!ContactTitle & "</td>"
		  Print #1, "            <td>" & rs!Address & "</td>"
		  Print #1, "         </tr>"
		  rs.MoveNext
	   Next i
	   Print #1, "      </table>"
	   Print #1, "   <br>"
	   Print #1, "      <hr align=center width=900 color=#999999 size=0.5>"
	   Print #1, "      <br>"
	   Print #1, "   </body>"
	   Print #1, "</html>"
	   Close #1
	   result = ShellExecute(Me.hWnd, "Open", App.Path & "\preview.html", vbNullString, vbNullString, SW_MAXIMIZE)
	End Sub

eksport-html

Langkah keempat, berdoa supaya tidak error hehehe. BTW, intinya sih…, kita membutuhkan sebuah file temporary (html) yang akan menampung kode HTML yang kita generate dari VB. Kemudian, setelah di generate, baru kita open file HTML tersebut dengan fungsi ShellExecute. Selamat mencoba…

Referensi :
Planet Source Code

… Pasang Listrik Prabayar …

Hehehe kali ini menulis yang tidak ada hubungannya dengan TI. Yups, sekitar pertengahan bulan Juli 2009, listrik dirumah saya diganti menjadi Listrik Pra Bayar… PT PLN mengeluarkan produk berupa Listrik Pra Bayar. Walaupun nampaknya isunya sudah lama juga hehe jika baca di berita ESDM, sudah dari awal Januari 2008 produk ini dilaunching PT PLN. Yang saya cermati adalah. Digantinya KWH Meter yg lama dengan KWH Meter Digital guna menunjang Listrik Pra Bayar ini. Prinsipnya sama saja dengan Pulsa HP Prabayar, kita membeli sejumlah pulsa KWH di APL (Area Pelayanan Pelanggan) PLN atau di Bank-bank yang telah ditunjuk PLN.

listrik.pra.bayar

Setelah membeli pulsa KWH sejumlah nominal tertentu, maka kita akan mendapat nomor Token yg dirandom 20 digit. Dengan nomor ini pulsa Listrik kita akan diisi ulang setelah dikurangi biaya-biaya. Nanti di struk pembelian KWH akan dirinci apa saja item yang kita dapat dan keluarkan. Kesannya, Dengan Listrik Pra Bayar, tidak ada lagi keluhan salah catat dari Petugas Catat Meter. Namun jangan sampai kelupaan isi ulang. Nanti listriknya padam deh. Hmmm barangkali ini merupakan salah satu upaya mengurangi losses di bidang catat meter. Wah, nanti nasib petugas cater bagaimana yach ??? jika semuanya sudah menggunakan listrik pra bayar…,

Untuk info lebih lanjut, nampaknya harus ditanyakan ke Area Pelayanan Pelanggan (APL) di daerah Anda masing-masing. Atau hubungi call center 123. Hmmm, mungkin perlu sosialisasi lagi di Websitenya PLN DisJaya atau PLN Pusat apa dan bagaimana mengenai Listrik Pra Bayar ini.

Salut untuk inovasi ini. “Listrik untuk kehidupan yang lebih baik

Salam,

Beberapa berita terkait Listrik Pra Bayar :

… Terminologi dari Berbagai Sumber …

Tulisan berikut jelas merupakan copy paste saja dari berbagai sumber saja. Oleh karena itu ya bahasanya jelas merupakan bahasa aslinya. Tulisan ini semoga dapat memberikan pencerahan pada saya terutama untuk lebih “aware” terhadap perkembangan dunia programming, khususnya di ranah web. Yups, rasanya tidak bisa menghindar lagi dari perkembangan Rich Internet Application yang begitu pesat. Oke lah, ini hasil copy pastenya :

ria

Wikipedia mendefinisikan :
Rich Internet applications (RIAs) are web applications that have most of the characteristics of desktop applications, typically delivered by way of standards based web browser plug-ins or independently via sandboxes or virtual machines. Examples of RIA frameworks include Curl, Adobe Flash/Adobe Flex/AIR, Java/JavaFX, uniPaaS and Microsoft Silverlight.”

Adobe mendefinisikan :
Rich Internet applications (RIAs) offer a rich, engaging experience that improves user satisfaction and increases productivity. Using the broad reach of the Internet, RIAs can be deployed across browsers and desktops. A rich Internet application (RIA) is an entirely new kind of web experience that is engaging, interactive, lightweight, and flexible. RIAs offer the flexibility and ease of use of an intelligent desktop application, and add the broad reach of traditional web applications”

Microsoft mendefinisikan :
It’s the best of both worlds. By leveraging the .Net framework, our applications help you create visually rich experiences while providing backend support for rapid development.”

Getexpanded mendefinisikan :
RIAs are web applications that have all of the features and functionality of traditional desktop applications, but don’t require installation or updates. They typically run in a web browser, and and are very secure.”

Snaplogic mendefinisikan :
Rich Internet Applications (RIA) are Web applications with full-featured, highly interactive clients based on Asynchronous Java and XML (AJAX). RIA client software, which includes presentation logic and sometimes business logic, and which runs in a secure “sandbox” in a browser, delivers the rich, interactive user experience commonly associated with traditional desktop applications. No wonder, then, that interactive, responsive RIAs are rapidly replacing older Web applications built with static, click-and-wait Web pages.”

Jadi intinya dari itu semua, RIA adalah suatu teknologi yang akan memberikan pengalaman yang berbeda dari sebelumnya bagi pengguna internet karena RIA menggabungkan kelebihan dari aplikasi berbasis web dan aplikasi berbasis desktop. RIA memungkinkan kita untuk melakukan sesuatu seperti apa yang kita lakukan pada aplikasi desktop namun tidak lepas dari aktifitas online bersama pengguna internet lainnya seperti chatting, video conference, serta berbagi informasi. Selamat belajar RIA !!!.

Beberapa rujukan belajar RIA :
http://flex-id.org/
http://belajaria.co.cc/
http://flexindonesia.blogspot.com/
http://www.riapedia.com/
http://javafx.com/learn/
http://ajax.phpmagazine.net/
http://www.adobe.com/products/flex/
http://www.microsoft.com/silverlight/
http://www.indonesianflexcommunity.org/
http://blogs.msdn.com/smalle/archive/2007/10/09/next-generation-internet-applications.aspx

… Catatan Error …

IIS Error, IIS 5.1 saya mengeluarkan warning message yang aneh juga. Hehe, ya maklum amatir. Pertama, saat install XP pertama kali, saya mengaktifkan account Administrator. Pada account itu, saya install IIS, dan apabila saya menjalankan http://localhost atau http://127.0.01, maka IIS selalu meminta Username dan Password untuk mengakses IIS, saya coba masukkan account Administrator beserta passwordnya, namun masih meminta username dan password. Saya menduga sih di setting Directory Securitynya yang perlu diedit. Namun, sudah googling dan “diakalin” belum juga berhasil hehe…,

IIS

Solusi untuk masalah ini akhirnya kembali ke pemikiran jadul, yups, jalakan IISnya dari user account biasa saja. Akhirnya saya buat sebuah user account baru dengan hak akses Administrator. Uninstall IISnya kemudian install lagi. Dan kemudian masalah berlalu begitu saja. Hehe… localhost pun berjalan lancar. Namun, rasanya solusi ini tidak ilmiah banget hehe, karena belum menemukan sebab akibatnya secara benar hehe.

iis_metadb

Dan masalahpun tidak berhenti sampai disini, sekarang ketika menjalankan web service di localhost, dengan bahasa vb.net, IIS mengeluarkan respon / warning kembali. Yakni “Failed to access IIS Metadatabase”, haha, kali ini om google jadi pelarian,,, Kemungkinan penyebabnya adalah install IIS setelah intstall .NET Framework 2.0. hak akses dari pengguna ASPNET belum di set secara benar.
Solusi yang pertama adalah repair / install ulang .NET Framework 2.0. Cara lain dengan menggunakan command prompt. Jalankan CMD dari menu RUN. masuklah ke direktory C:\WINDOWS\Microsoft.NET\Framework\v2.0.50727\ kemudian jalankan aspnet_regiis -i. setelah itu jalankan perintah iisreset. Yups, IIS dapat berjalan sebagaimana biasa.

	C:\>CD \WINDOWS\Microsoft.NET\Framework\v2.0.50727\
	C:\WINDOWS\Microsoft.NET\Framework\v2.0.50727>aspnet_regiis -i
	C:\WINDOWS\Microsoft.NET\Framework\v2.0.50727>iisreset

Referensi :
http://support.microsoft.com/kb/318380
http://geekswithblogs.net/narent/archive/2007/03/23/109573.aspx

___ Daftar Nilai ___

Berikut ini daftar nilai Tahun Ajaran 2008/2009 dari matakuliah yang saya ajarkan. Perhitungan nilai akhir berupa huruf : A/B/C/D/E diserahkan ke bagian pendidikan setelah ditambah nilai kehadiran.

KELAS                   :  IK SENIOR
MATAKULIAH  :  LINUX
KAMPUS              :  LP3I METROPOLIS

nilai1

KELAS                   :  IK JUNIOR
MATAKULIAH  :  LAN
KAMPUS              :  LP3I METROPOLIS

nilai2

KELAS                   :  IK SENIOR
MATAKULIAH  :  LINUX
KAMPUS              :  LP3I CIMONE
nilai3

Demikian pemberitahuan dari saya, jika ada pertanyaan mengenai nilai, silahkan kirim email ke alamat saya. Atas perhatian dan kerjasamanya, diucapkan Terima Kasih.

… Hmmm, ini bagian keduanya …

Akhirnya habis juga kuota Telkomflash 24jam saya dengan tidak percuma, hehehe 3 distro lagi saya unduh dari FOSS-ID. Menyambung pada tulisan saya sebelumnya mengenai LiveCD, maka berikut ini Distro yang saya akan bahas :

Parted Magic
Distro ini mempunyai fungsi yang sama dengan GParted. Untuk melakukan manajemen pemartisian hard disk. Menggunkanan tools Gnome Partition, Parted Magic dapat melakukan manajemen partisi dengan cukup mudah. Kita dapat mengcreate, delete, resize, hingga format partisi dengan mudah. Interface yang ditawarkan juga baik. Bagi kita yang menggunakan memory (RAM) yang rendah < 512 MB, maka Parted Magic juga tetap bisa dijalankan dengan pilihan Modus Run in Low Memory. Ya, intinya Parted Magic dapat digunakan sebagai LiveCD alternatif untuk menangani manajemen hard disk kita. BTW, belum saya coba untuk server sih, hehe, namun, saya percaya kok dengan produk open source yang baik ini.

Linux Mint
Hmmm, apik rek, ya, Distro ini berbasis Ubuntu/Debian dengan menggunakan GNome sebagai Desktop Managernya. Jika diperhatikan dengan seksama, maka menu yang ditampilkan mirip OpenSuse, namun rasa Ubuntu hehehe. Wah, tampilannya bagus untuk sebuah Desktop Gnome hehe. Aplikasi yang ditawarikan juga terbilang lengkap untuk penggunaan standar. Dan rasanya tidak kalah dengan Ubuntu “biasa” hehe. Setelah cocok dengan LiveCDnya, maka juga disediakan wizard untuk menginstallnya pada hard disk kita. BTW, salut lah untuk Distro Linux Mint. Namun pertanyaannya, jika berbasis Ubuntu, kira-kira bisa apa tidak menggunakan repositorinya Ubuntu yach ??? hehe, bikin penasaran aja Distro yang satu ini.

openSolaris


OpenSolaris
Hehe, jika tidak salah, OS yang satu ini sebenarnya sudah lama ingin saya “cicipi” semenjak kuliah. Namun apa daya, daya tarik Microsoft begitu besar dibanding Open Source kepada saya, halah ngomong opo toh mas hehe. OS ini dikembangkan SUN Microsystem, nah yang saya coba adalah OpenSolaris versi 2009.6. Oalah, ini juga “terasa” Ubuntu lagi. Apa karna debian dianggap stabil yach, hehe. Akan tetapi, lebih sip lah. Seperti menggunakan GNome juga untuk Desktop Managernya. So, OS ini perlu dicoba juga sebagai tambahan referensi pengetahuan OS kita. Jika masih kurang puas. Ya download yang Solaris dung (tanpa Open) hehe.

Yups, selamat mencoba LiveCD sistem operasi ala open source. Semuanya ditanggung halal hehehe. Jika cocok, ya tinggal diinstall aja, atau gunakan VMWare untuk melakukan emulasi OS sebelum kita menginstallnya. Sip lah.

« Previous PageNext Page »