… Hmmm, ini bagian keduanya …

Akhirnya habis juga kuota Telkomflash 24jam saya dengan tidak percuma, hehehe 3 distro lagi saya unduh dari FOSS-ID. Menyambung pada tulisan saya sebelumnya mengenai LiveCD, maka berikut ini Distro yang saya akan bahas :

Parted Magic
Distro ini mempunyai fungsi yang sama dengan GParted. Untuk melakukan manajemen pemartisian hard disk. Menggunkanan tools Gnome Partition, Parted Magic dapat melakukan manajemen partisi dengan cukup mudah. Kita dapat mengcreate, delete, resize, hingga format partisi dengan mudah. Interface yang ditawarkan juga baik. Bagi kita yang menggunakan memory (RAM) yang rendah < 512 MB, maka Parted Magic juga tetap bisa dijalankan dengan pilihan Modus Run in Low Memory. Ya, intinya Parted Magic dapat digunakan sebagai LiveCD alternatif untuk menangani manajemen hard disk kita. BTW, belum saya coba untuk server sih, hehe, namun, saya percaya kok dengan produk open source yang baik ini.

Linux Mint
Hmmm, apik rek, ya, Distro ini berbasis Ubuntu/Debian dengan menggunakan GNome sebagai Desktop Managernya. Jika diperhatikan dengan seksama, maka menu yang ditampilkan mirip OpenSuse, namun rasa Ubuntu hehehe. Wah, tampilannya bagus untuk sebuah Desktop Gnome hehe. Aplikasi yang ditawarikan juga terbilang lengkap untuk penggunaan standar. Dan rasanya tidak kalah dengan Ubuntu “biasa” hehe. Setelah cocok dengan LiveCDnya, maka juga disediakan wizard untuk menginstallnya pada hard disk kita. BTW, salut lah untuk Distro Linux Mint. Namun pertanyaannya, jika berbasis Ubuntu, kira-kira bisa apa tidak menggunakan repositorinya Ubuntu yach ??? hehe, bikin penasaran aja Distro yang satu ini.

openSolaris


OpenSolaris
Hehe, jika tidak salah, OS yang satu ini sebenarnya sudah lama ingin saya “cicipi” semenjak kuliah. Namun apa daya, daya tarik Microsoft begitu besar dibanding Open Source kepada saya, halah ngomong opo toh mas hehe. OS ini dikembangkan SUN Microsystem, nah yang saya coba adalah OpenSolaris versi 2009.6. Oalah, ini juga “terasa” Ubuntu lagi. Apa karna debian dianggap stabil yach, hehe. Akan tetapi, lebih sip lah. Seperti menggunakan GNome juga untuk Desktop Managernya. So, OS ini perlu dicoba juga sebagai tambahan referensi pengetahuan OS kita. Jika masih kurang puas. Ya download yang Solaris dung (tanpa Open) hehe.

Yups, selamat mencoba LiveCD sistem operasi ala open source. Semuanya ditanggung halal hehehe. Jika cocok, ya tinggal diinstall aja, atau gunakan VMWare untuk melakukan emulasi OS sebelum kita menginstallnya. Sip lah.

… Hmmm Muantab …

Kemarin, setelah beberapa hari Telkomsel Flash saya bermasalah, akhirnya malam minggu kemarin (20/06/09), saya iseng-iseng nyoba download beberapa ISO Linux dari Server Lokal. Maklum, masa aktifnya sudah mau habis, namun masih ada quota 15 jam hehehe. Maka diputuskan untuk mengunduh habis-habisan. Wah, jika mendownload Linux yang biasa tentu Lucu juga, ukurannya itu loh, rata-rata di atas 2 GB per Distro. Hmmm, maka diputuskan untuk mengunduh versi LiveCDnya aja, rata-rata antara 600MB-700MB untuk setiap Distro. Lagian juga, sudah beli majalah Info Linux. Hehe, jadi distro yang umum, tentu sudah ada. Lumayan, habis mengunduh sekitar 2GB untuk 4 Distro LiveCD hehehe….

openSuse

LiveCD, sesuai namanya, tentu merupakan Distro Linux yang dijalankan (boot) lewat CD/DVD ROM dan Tanpa Instalasi. Namun beberapa distro LiveCD juga menyediakan fasilitas Install ke hard disk jika ternyata “cocok” namanya juga icip-icip. Beberapa kegunaan Distro LiveCD seperti : untuk pemula Linux, yang ingin mengetahui apa itu Linux dan ingin mencoba tanpa harus menginstall ke hard disk, maka LiveCD dapat digunakan. Kegunaan selanjutnya, jika ternyata Sistem Operasi Windows kita hang (hehehe always), sedangkan datanya perlu di Backup, maka LiveCD dapat melakukan backup data partisi Windows bahkan Linux juga tentunya hehe. Selain itu, jika kita ternyata juga lupa Passordnya root/super user, maka LiveCD dapat meresetnya. Nah ini juga salah satu kegunaan LiveCD, jika ternyata kita membutuhkan software untuk meresize partisi hard disk, apalagi komputernya adalah Server yang notabene berhard disk SCSI, maka LiveCD dapat pula digunakanan untuk keperluan ini. Dan berbagai macam kegunaan lainnya yang pembaca sekalian tentunya sudah paham betul hehe. Namun, dibalik itu semua, LiveCD juga mempunyai keterbatasan, yakni : karena dijalankan di atas CD/DVD, maka prosesnya menjadi agak lambat jika dibandingkan dengan Linux yang di install ke hard disk. Selain itu, biasanya paket (software) yang ditawarkan tentu tidak selengkap Linux Non LiveCD pada umumnya.

Oke lah, berikut ini beberapa distro LiveCD yang saya coba setelah di Burn dulu ke keping CD.

OpenSuse 11.1
Fantastik, hehe, ya itulah kata yang muncul begitu melihat sekilas tampilannya. Menggunakan KDE 4 sebagai default windows managernya. Ya…, OpenSuse tetaplah OpenSuse…, keren lah. Jika di versi Non LiveCD, dulu saya gunakan untuk belajar programming di Linux, ada Gambas & Mono. BTW, patut diCoba. Software yang disediakan dalam versi LiveCD sudah Oke untuk keperluan sehari-hari (yang nggak macem-macem loh hehehe)

Fedora 11
Ya…, inilah versi Komunitas dari RedHat. Mmm…, dari segi tampilan, tentu tidak seheboh OpenSuse. Maklum, yang saya coba versi Gnome yang terlihat agak kalem hehehe. Namun jangan salah, distro ini lumayan juga untuk dipake ngajar (hehehe Fedora Minded). Mungkin karena dah familiar sejak FedoraCore2 kali yach. Sip lah, moga2.., makin stabil juga tentunya. Aplikasi yang disediakan juga sudah memadai untuk kebutuhan standar.

CentOS 5.3
Hmmm, jika ingin merasakan RedHat Enterprise Linux (RHEL) versi komunitas, maka gunakanlah CentOS sebagai distro pilihan Anda. Tapi ya sama aja sih, wong sama2 keluarga RedHat juga, walaupun beda “cita rasa” sedikit. Hehehe, no comment lah, wong sama2 rasa RedHat sih…

GParted Live 0.4.5-2
Ya…, distro ini selalu jadi penyelamat saya untuk urusan Partisi hard disk. Kasus terakhir kemarin, saya juga meresize hard disk server Dell dengan Linux LiveCD ini. Sip lah, namun jangan lupa selalu backup data sebelum melakukan perubahan ya.

Then, beberapa Linux LiveCD yang masih di hunting seperti BackTrack 4, Knoppix, Mandriva, dll. Hehehe, sisa 8 jam nih untuk mengunduh. Moga2, masih bisa 3-4 Distro lagi ya. Hehehe, ayolah Flash, tunjukkan, klo kamu mampu hehehe. Selamat mencoba.

Beberapa Mirror yang dapat digunakan :
- CBN
- Foss-ID
- Kambing UI
- GParted Live

… Mesin Pencari Baru itu Bernama Bing …

Setelah membaca artikel Detikinet.com, hmmm nampaknya seru juga untuk dicoba. Dan benar saja, tampilan awalnya memang menarik. Qta dapat melakukan kustomasi gambar pada halaman utamanya. Tentu saja syaratnya, kita perlu menginstall Microsoft Silverlight. Kesan awal, ya memang belum seakurat Google dalam pencarian. Namun, memang nampaknya, Bing hadir untuk mengurangi dominasi google dalam hal mesin pencarian.

bing

Menurut definisi Wikipedia, Mesin pencari adalah program komputer yang dirancang untuk membantu seseorang menemukan file-file yang disimpan dalam komputer, misalnya dalam sebuah server umum di web (WWW) atau dalam komputer sendiri. Mesin pencari memungkinkan kita untuk meminta content media dengan kriteria yang spesifik (biasanya yang berisi kata atau frasa yang kita tentukan) dan memperoleh daftar file yang memenuhi kriteria tersebut. Mesin pencari biasanya menggunakan indeks (yang sudah dibuat sebelumnya dan dimutakhirkan secara teratur) untuk mencari file setelah pengguna memasukkan kriteria pencarian.

Ada beberapa fitur yang dapat digunakan pada Bing, seperti : fitur pencarian default, pencarian image, pencarian video, pencarian shopping, pencarian news, pencarian maps, dan pencarian travel. Hasilnya, setelah mencicipi satu-satu fitur pencariannya. Ya, kesan pertama pada Bing, oke lah. Mungkin juga karena tampilannya yang baik dan tidak membosankan. Namun dibalik itu semua, kira-kira Bing menggunakan teknologi apa saja yach…, Selamat mencoba Bing !

Beberapa situs pencarian :
- Altavista
- Yahoo
- MSN
- Google
- Dogpile

Untuk daftar lengkapnya, silahkan buka Wikipedia List Of Search Engine

… Sebuah Opini …

Hmmm, membaca majalah InfoLinux (06/2009), di rubrik Aktualnya, ada berita tentang Akuisisi Sun MicroSystem oleh Oracle. Setelah googling, juga ternyata sudah hangat betul pembicaraan mengenai akuisisi ini. Wah2…, akhirnya terjadi juga, lama-lama semua produk Open Source akan diakuisisi perusahaan-perusahaan besar (moga2 tidak terjadi secara drastis). Beberapa produk Sun yang telah dikenal luas oleh masyarakat seperti : Java, Solaris, MySQL, JavaFx, NetBeans, OpenOffice, dll, akan(sudah) menjadi “milik” Oracle. Setelah mengunjungi Website Oracle, dihalaman utamanya terdapat jelas tulisan “Oracle Buys Sun“. Wah…, perlu pemberitahuan besar-besaran rupanya.

akuisisi

Harapannya tentu saja, produk-produk yang bersifat Open Source tidak “diubah” menjadi proprietary oleh Oracle. Namun, setiap kemungkinan bisa saja terhadi hehehe. Dan mulailah saya pribadi mempelajari PostgreSQL sebagai alternatif MySQL jika suatu saat “dihentikan” Oracle hehe. Atau beralih ke produk-produk Open Source yang notabene halal.

Beberapa bacaan mengenai akuisisi ini :
- Web Site Resmi Oracle
- Techno Okezone
- Vivanews Teknologi
- MNS News

… Rekam Sini, Rekam Sana …

Aplikasi berikut ini sebenarnya sudah lumayan lama juga saya gunakan. Namun, kok baru sekarang saya tulis. Hehehe…, ya ndak apa lah, walau agak “basi“. Dahulu, aplikasi berikut saya gunakan untuk membuat tutorial sesuatu. Initinya sih, merekam segala kegiatan desktop kita, mulai dari pergerakan kursor/mouse, aplikasi lain yang kita jalankan, hingga suara. Dapat pula ditambahkan suara tambahan jika diperlukan. Sebut saja istilah perangkat lunak untuk jenis ini adalah “Screen Recorder“. Jika Anda searching di Google dengan kata kunci “screen recorder” maka akan terdapat banyak perangkat lunak yang disediakan. Beberapa diantaranya adalah sebagai berikut :

BBFlashBack, yups, inilah software yang sering saya gunakan untuk membuat Tutorial. Simpel, namun berbayar hihi, kecuali hehe… Kualitasnya OK, pilihan outputnya juga banyak. Saya rekomendasikan software ini.

Camtasia, simpel, lengkap, keren, ya… itulah kesan saat menggunakan perangkat lunak ini. No comment.., patut dicoba.

SnagIt, mmm ini mungkin “adiknya” Camtasia, wong sama-sama satu perusahaan Techsmith.

screen_recorder

Beberapa perangkat lunak sejenis yang patut dicoba :

Dan lain-lain…, kesimpulannya… ya… Perangkat Lunak Screen Recorder membantu kita dalam membuat tutorial, dokumentasi dan lain-lain yang berkenaan dengan aktivitas perekaman pada desktop kita. Selamat Mencoba.

… Berdiri diAntara Kepastian dan Ketidakpastian …

Akhirnya, setelah sekian lama tidak menulis, saya kembali untuk menulis. Hehe…, alkisah, saya iseng-iseng ikut mendaftar seleksi Pegawai PT Pertamina beberapa bulan lalu untuk kategori S1. Eh, ternyata nasib lagi mujur, tidak disangka ceritanya lulus seleksi administrasi hehe. Mungkin aplikasinya kali yang error hingga meluluskan saya. Tesnya itu klo tidak salah ada 4 macam : Tes Psikometri (Online & Tertulis), Tes Bahasa Inggris, Tes Wawancara dan Tes Kesehatan. Berhubung saya punya satu tiket untuk Tes Psikometri Online, maka ya… iseng-iseng berhadiah…, akhirnya diputuskan untuk mengikuti Tes Psikometri Online.

Namun, banyak sekali “halangannya” ketika akan mengikuti. Hmmm, mengandalkan koneksi Telkomsel Flash yang sering “byar pet” atau mantan atasan saya bilang “dangdutan“, tentu bukan pilihan bijak, karena untuk mengikuti tes ini dibutuhkan koneksi internet yang stabil. Akhirnya diputuskan untuk Tes di warnet. Saat hendak ke warnet, “ndilalah” kunci motor pake raib. Setelah 1 jam dicari, baru ketemu. Saat sampe warnet, si penjaga bilang : “Mas maaf, sedang mati lampu” Oalah piye toh… Hehehe…, akhirnya setelah sore, saya iseng2 ke warnet yang sama, dan lampu telah hidup. Akan tetapi, koneksinya super Lemot hehe. Untuk buka halaman Pertamina saja lamanya bukan main. Hmmm, diputuskan untuk ganti warnet. Tau-tau kepikiran, eh di Lippo ada warnet Multiplus, hehe,,, siapa tau bisa…, Dan yups… akhirnya setelah cek & ricek… Maka tesnya dilakukan disana dengan koneksi internet yang stabil.

psikometri_pertamina

Nah, konyolnya, saya kepikiran untuk merekam aktifitas tes saya menggunakan BBFlashBack. Dan dengan software ini, sejak awal saya ikut tes, hingga selesai, semuanya terekam dengan baik hehe. Dan saat melihat rekaman tes saya di rumah, saya jadi tertawa geli hihihi… Beberapa catatan yang saya perhatikan dari mengikuti tes Psikometri Pertamina ini :

Dari sisi alamat, Link aplikasinya, terdapat di Website Utama Pertamina. Dari situ, tidak langsung ketemu, perlu search dulu dengan keyword “Psikometri“. Saat diarahkan pointer mouse ke Linknya, maka akan menunjukkan alamat : http://www.i-select.asia/pertamina/. Setelah diklik linknya, maka kita akan redirect ke alamat : http://58.215.65.155/pertamina/index.htm. Hehe saya lupa pake whois.

Dari sisi sesi pengetesan, akan terbagi menjadi Lima : 1.Data Pribadi; 2.Informasi Tambahan; 3.Tes Penalaran Verbal (5 menit); 4.Tes Penalaran Numerikal (5 menit); 5.Tes Penalaran Abstrak (5 menit). Direkomendasi untuk menggunakan Browser Internet Explorer versi 6 ke atas. (yang saya gunakan di warnet versi 8) dan cookiesnya harus enable. Kenapa IE yach ??? kan masih ada juga browser lain yang nggak kalah hebat seperti Opera atau Mozila Firefox. Kenapa masih terjadi “dependensi” browser ya???. Hehehe…, tentu saya tidak akan membahas jalannya tes, habis nanti malu-maluin aja… Intinya sih, sama dengan psikotes pada umumnya. Saya mengerjakan seluruh rangkaian tes sekitar 20 Menit.

Dari segi aplikasi, nah ini yang asik dibahas, karena saya masih awam dengan aplikasi web, maka analisa berikut hanya merupakan dugaan saja. Aplikasi tes ini nampaknya dibuat dengan konsep RIA (Rich Internet Application), Ya, kemungkinan dipilih dengan Ajax. Namun saya tidak tau persis, apakah “dikawinkan” dengan .NET ata dengan PHP. Aplikasinya cukup interaktif buat mereka yang mengerjakan tes. Jadi saat saya menjalani tes, tidak banyak pertanyaan2 yang muncul tentang bagaimana menggunakan aplikasi tes ini ? Dugaan selanjutnya, mungkin juga dibuat dengan Adobe Flex (hihi kemungkinannya kecil sih). Dugaan yang lain, bisa juga dibuat dengan Silverlight. Hmmm, namun, sepertinya sih dugaan pertama yang paling mungkin. BTW…, aplikasinya menarik. Hehe dan masalahnya buat saya sekarang… apa bisa saya meracang hal yang sama ???

Yups, hanya itu yang saya dapat sampaikan, entahlah,,, wong niatnya adalah mempelajari aplikasi Tes Online… Hehehe tapi kok saya berharap “Moga2 aplikasinya error agar saya diluluskan ke tes selanjutnya” hehehe. BTW…, salut buat Tim Tes Psikometri Pertamina… Catatanya : harusnya semua browser seperti Firefox atau Opera atau Safari juga dapat menggunakan aplikasi ini. Wish Me Luck :)

… Orientasi CPNS Depkumham 2008/2009 …

Orintasi CPNS Depkumhan 2008/2009 berlangsung di Graha Pengayoman Kuningan pada tanggal 21 April 2009 s.d. 24 April 2009 (walaupun Panitia berpendapat harusnya waktunya 2 minggu). Hari pertama, diisi dengan lari pagi dan dasar-dasar PBB. Kemudian dilanjutkan oleh materi mengenai “Pembentukan sikap & mental” yang intinya mengajarkan keseimbangan hidup antara berkarir & beragama. Iptek harus sejalan dengan Imtaq. Dan diperlukan kecerdasan IQ+EQ+SQ (Intelektual+Emosional+Spiritual) untuk meraih kesuksesan dalam hidup.

Hari kedua masih sama, pagi harinya diisi dengan bimbingan jasmani (olah raga) hehe. Siang harinya diisi dengan materi tentang Kewajiban & Hak PNS berdasarkan Undang-Undang. Hmmm cukup banyak juga materi ini, dan rupanya si pemberi materi menyajikannya secara monoton dan terliat banyak peserta yang kurang menyimak. Mmm, semoga kedepan lebih baik lagi. Tapi, bagi saya sendiri, materi ini memberikan pencerahan kepada saya mengenai kewajiban & hak saya sebagai seorang “abdi negara” hihi.

Hari ketiga, seperti biasa, pagi harinya masih melakukan bimbingan jasmani. Dan sesi siangnya merupakan materi yang menarik (sebenarnya materi yang dibawakan tidak terlalu menarik, namun si penyaji materi yang membuat diskusi menjadi menarik). Materinya sendiri menganai Profil Depkumham sesuai Orta 2007. Nah sebenarnya sih bisa dibaca sendiri. Yang menarik adalah sesi diskusi. Tidak disangka, pertanyaan yang muncul ke permukaan 80% adalah mengenai HaKI. Masalah2 yang pernah hangat seperti : Batik, Lagu Rasa Sayange, Reog Ponorogo, Tempe, Kopi Toraja, Ukiran Jepara dan sebagainya kembali diangkat. Saya sendiri jadi tertawa geli tapi bangga juga akhirnya kita mulai “melek” masalah HaKI di Indonesia. Nah, kita semua berharap, agar dibuatkan suatu seminar / forum yang membahas mengenai masalah HaKI, dimana kita dapat saling bertukar pikiran.

Sebuah Opini, dari sekian banyak pembicara, ada satu pembicara yang jika dilihat dari segi background pendidikan menarik sekali. Terlihat dari CV beliau yang dibacakan moderator, beliau lulus S1 dari jurusan Hubungan Internasional dan Ilmu Hukum. Sedangkan untuk S2, beliau mengambil Master Business Administration dan Magister Ilmu Hukum. Sedangkan saat ini, beliau sebagai kandidat calon Doktor (S3). Hmmm, salut…, saya jadi kepikiran. Apa bisa saya yang latar belakang S1nya adalah Teknik Informatika, kemudian “mencoba kesasar” untuk mengambil Magister Ilmu Hukum ??? Hmmm, apa perlu saya sekolah lagi S1 Ilmu Hukum, mengingat saat ini saya bekerja di institusi yang berurusan dengan hukum ??? Hehehe… sedang mikir nih jadinya…

Hari keempat, pagi harinya, seperti biasa, bimbingan jasmani, skj, aerobik, dasar-dasar PBB. Dan tidak ada materi untuk hari ini. Hanya ada penutupan dan ramah-tamah antara pejabat2 Depkumham dan peserta orientasi. Hmmm,,, seperti biasa, lagu Bang Iwan Fals, yang berjudul “Kemesraan” dikumandangkan untuk menutup acara ini sambil berjabat tangan.

Terima kasih kepada panitia & penyaji materi atas kesempatan & ilmu yang diberikan kepada kami. Semoga dapat diimplementasikan dengan baik dalam pekerjaan di unit-unit kerja kami masing-masing. Semoga kita sukses selalu dalam berkarir. AMIN. Sampai ketemu di Prajabatan teman2 hehe…

… Hak Kekayaan Intelektual …

Mmm… sudah hampir sebulan, blog ini jadi terlantar hehe, tidak terurus. Berhubung saya sudah bergabung di Direktorat Jendral Hak Kekayaan Intelektual (DJHKI) sejak 25 Maret 2009, maka dirasa perlu untuk menyebarkan semangat HKI kepada para pembaca sekalian. Walaupun sepertinya tugas pertama, saya akan ditempatkan di Direktorat Teknolgi Informasi (hehe emang awalnya mau kesitu). Tulisan berikut bersumber dari buku Panduan HKI yang saya peroleh :

Hak Kekayaan Intelektual, disingkat “HKI” atau dikenal dengan akronim “HaKI” atau dalam bahasa Inggris dikenal dengan “Intellectual Property Rights” (IPR), yakni hak yang timbul bagi hasil olah pikir otak yang menghasilkan suatu produk atau proses yang berguna untuk manusia. Pada intinya HKI merupakan hak untuk menikmati secara ekonomis dari hasil suatu kreativitas intelektual. Objek yang diatur dalam HKI adalah karya-karya yang timbul atau lahir karena kemampuan intelektual manusia.

Di dunia, terdapat suatu badan yang mengurusi masalah HKI yaitu World Intellectual Property Organization (WIPO) yakni suatu badan khusus Persatuan Bangsa-Bangsa (United Nations) yang bertanggung jawab mengurusi masalah HKI dunia. Secara historis, Undang-undang HKI telah ada sejak tahun 1840-an saat pemerintah Belanda mengeluarkan UU pertama mengenai perlindungan HKI pada tahun 1844. Intinya, telah terjadi proses tranformasi Undang-undang dari pemerintahan kolonial untuk digunakan sebagai Undang-undang HKI di Indonesia selama tidak bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945. Secara garis besar HKI dibagi dalam 2 (dua) bagian, yaitu :
1. Hak Cipta (Copyright)
2. Hak Kekayaan Industri (Industrial Property Rights), yang mencakup :

  • Paten (Patent)
  • Desain Industri (Industrial Design)
  • Merek (Trademark)
  • Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu (Layout Design of Integrated Circuit)
  • Rahasia Dagang (Trade Secret)
  • Penanggulangan Praktek Persaingan Curang (Repression of Unfair Competition)

Hak Cipta adalah hak ekslusif bagi pencipta atau penerima hak untuk mengumumkan atau memperbanyak ciptaannya atau memberi izin untuk itu dengan tidak mengurangi pembatasan-pembatasan menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku. Ciptaan yang dimaksud adalah karya si pencipta yang menunjukkan keasliannya dalam ilmu pengetahuan, seni, atau sastra. Hak cipta dapat dialihkan karena sebab : pewarisan, hibah, wasiat, perjanjian tertulis, atau sebab lain yang dibenarkan undang-undang. Hak cipta memiliki jangka waktu perlindungan selama si pencipta hidup dan terus berlangsung hingga 50 tahun setelah pencipta meninggal dunia.

Paten adalah hak ekslusif yang diberikan oleh negara kepada inventor (penemu invensi baru) atas hasil invensinya di bidang teknologi, yang selama waktu tertentu melaksanakan sendiri invensinya tersebut atau memberikan persetujuan kepada pihak lain untuk melaksanakannya. Paten terbagi atas paten dan paten sederhana. Dimana untuk paten, jangka waktu perlindungannya adalah 20 tahun sejak tanggal penerimaan permohonan paten. Dan 10 tahun untuk masa perlindungan paten sederhana. Paten juga dapat dialihakan seperti pada hak cipta.

Merek adalah suatu “tanda” yang berupa gambar, nama, kata, huruf-huruf, angka-angka, susunan warna atau kombinasi dari unsur-unsur tersebut yang memiliki daya pembeda dan digunakan dalam kegiatan perdagangan barang dan jasa. Merek Dagang adalah merek yang digunakan pada barang yang diperdagangkan oleh seseorang atau beberapa orang secara bersama-sama atau badan hukum untuk membedakan dengan barang-barang sejenis lainnya. Merek Jasa adalah merek yang digunakan pada jasa yang diperdagangkan untuk membedakan dengan jasa-jasa sejenis lainnya. Merek juga dapat dialihkan kepemilikannya seperti hak cipta. Merek memiliki jangka waktu perlindungan 10 tahun dan dapat diperpanjang untuk jangka waktu yang sama apabila diajukan si pemilik merek.

Desain Industri adalah suatu kreasi tentang bentuk, konfigurasi, atau komposisi garis atau warna, atau garis dan warna, atau gabungan daripadanya yang berbentuk dua dimensi atau tiga dimensi yang memberikan kesan estetis dan dapat diwujudkan dan dipakai untuk menghasilkan suatu produk, barang, komoditas industri, atau kerajinan tangan. Hak desain industri adalah hak ekslusif yang diberikan oleh negara kepada pendesain atas hasil kreasinya untuk selama waktu tertentu melaksanakan sendiri atau memberikan persetujuannya kepada pihak lain untuk melaksanakan hak tersebut. Waktu perlindungan hak desain industri adalah 10 tahun dan dapat dialihkan pula kepada pihak lain sesuai undang-undang.

Sirkuit terpadu adalah suatu produk dalam bentuk setengah jadi atau jadi yang didalamnya terdapat berbagai elemen dan sekurang-kurangnya satu dari elemen tersebut adalah elemen aktif, yang sebagian atau seluruhnya saling berkaitan atau serta dibentuk secara terpadu di dalam sebuah bahan semikonduktor untuk menghasilkan fungsi elektronik. Desain tata letak adalah kreasi berupa rancangan peletakan tiga dimensi dari berbagai elemen, sekurang-kurangnya satu dari elemen tersebut adalah elemen aktif, serta sebagian atau semua interkoneksi dalam suatu sirkuit terpadu dan peletakan tiga dimensi tersebut dimaksudkan untuk persiapan pembuatan sirkuit terpadu. Hak Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu adalah hak ekslusif yang diberikan negara kepada pendesain atas hasil kreasinya, untuk selama waktu tertentu melaksanakan sendiri, atau memberikan persetujuannya kepada pihak lain untuk melaksananakan hal tersebut. Waktu perlindungan hak DTLST adalah 10 tahun dan dapat dialihkan kepada pihak lain sesuai undang-undang.

Rahasia Dagang adalah informasi yang tidak diketahui oleh umum di bidang teknologi dan/atau bisnis, mempunyai nilai ekonomi karena berguna dalam kegiatan usaha, dan dijaga kerahasiannya oleh pemilik rahasia dagang. Lingkup perlindungannya meliputi : metode produksi, metode pengolahan, metode penjualan, atau informasi lain dibidang teknologi dan/atau bisnis yang memliki nilai ekonomi.

Ya…, sekian tulisan kali ini…, intinya, marilah kita mulai sadar mengenai HaKI di Indonesia. Karena masalah HaKI juga menjadi isu hangat di dunia… dan kita nampaknya akan selalu berhubungan dengan HaKI dalam segenap aspek sehidupan ini…

Referensi :
Ditus Ditjen HKI
Hukum Ham Info

… Hari Terakhir Kerja …

Tulisan ini dibuat saat saya terakhir bekerja di Pertamina Perkapalan sebagai pemrogram aplikasi menggunakan Dell Optiplex 745 yang merupakan “teman” saya dikala bekerja.  Nggak berasa saya mulai kerja disini sejak 10 Sep 2007 hingga 24 Maret 2009. Jika ditanya perasaan mengenai ketika tulisan ini dibuat, maka yang saya rasakan adalah gado-gado. Senang, sedih, bahagia, haru, kecewa, dll, semuanya campur aduk jadi satu.

Hehehe… yups… disini saya menemukan “keluarga” baru setelah sebelumnya saya juga menemukan “keluarga” di LabKom STT PLN. Walaupun job desknya jadi pemrogram aplikasi, namun pada prakteknya justru saya lebih banyak jadi “IT Support” yang “masuk” sana-sini. Namun saya menikmatinya… Sebagian dari tulisan di blog ini juga merupakan hasil “ngoprek” saya di kantor dengan teman2…

Dengan ini saya mengucapkan terima kasih yang tak terhingga pada :

  • Bapak Hartono
  • Bapak Djoko Eko Purwanto
  • Bapak Heru Triadi
  • Bapak Hadi Purnomo
  • Mas Bondan Widyasmoro
  • Mas Agus Purwono
  • Mas Erry Kristiawan
  • Mba Elma Awinda

“The A Team” yups… ini lah teman2 seperjuanganku :

  • Mas Budi Nofriwan
  • Mas Budi Pras
  • Mas Budiman
  • Mas Chendra Gunawan
  • Mas Malik
  • Mas Nur Rohim
  • Mas Abdul
  • Mas Dandy
  • Pak Yadi
  • Pak Gustin
  • Mas Sofyan
  • Mas Dede
  • Mas Amet
  • Mas Iyo
  • Mas Zulfah
  • Mba Mediana
  • Mba Maya
  • Mba Fifi

Mmm… saya juga memohon maaf atas kesalahan2 yang saya perbuat selama bekerja, baik yang sengaja maupun tidak. Maafin ya teman2… Berhubung teknologi IT sudah maju…, walaupun nggak sekantor lagi, tapi kan tetap bisa chat/email kan… Ok deh,,, semangat teman2.. semoga kita semua sukses selalu dalam karir dan pekerjaan… AMIN… Wish YOU all the Best…

… Deteksi Modem SpeedUp SU8300U di Ubuntu 8.10 …

Sebelum memulai tulisan ini, saya ingin berterima kasih pada seseorang yang telah memberikan saya modem SpeedUp SU8300U (trima kasih ya), modemnya sih.. logonya sudah di bundel dengan Indosat IM2 Broom. Namun, iseng-iseng… saya coba provider lain yakni Telkomsel. Jika di Windows tentu tidak menjadi masalah karena sudah ada driver bawaan. Nah, sekarang berhubung saya baru jadi “mualaf” linux lagi hehe :P maka saya coba-coba di linux. Hehe.. nampaknya agak susah mencari drivernya. Namun akhirnya dapat juga setelah googling.

mobile-connector3

Modem drivernya bisa didapatkan dialamat ini Driver SpeedUp atau bisa juga di Widget Box saya (Kanan bawah Blog ini). Namun disitu drivernya tertulis untuk 8.04, namun ternyata bisa digunakan. File drivernya berupa ZIP, setelah di ekstrak ada beberapa file instalasi *.deb. Nah yang paling penting itu file lcmc_1.1.4-1_i386.deb (Linux Common Mobile Connector). Karna saya pake 8.10. Maka dependensinya saya install langsung dari server kambing.ui.edu (bukan bawaan yang didonwload tadi) :


	$ sudo apt-get install libqtgui4
	$ sudo apt-get install libqtcore4
	$ sudo apt-get install libqt4-xml
	$ sudo apt-get install libqt4-webkit
	$ sudo apt-get install libqt4-network
	$ sudo apt-get install libqt4-dbus
	$ sudo apt-get install libaudio2

Setelah itu barulah menginstall Linux Common Mobile Connector


	$ sudo dpkg -i /home/yogap/Desktop/lcmc/lcmc_1.1.4-1_i386.deb

Setelah sesesi maka restart komputer kita. Terkadang hardware Modemnya agak rewel jika langsung dijalankan di Linux, nah oleh karenanya, saya akalin dulu dengan menjalankannya di Windows, setelah itu masuk linux (modemnya masih tertancap saat load Ubuntu). Nah, kita langung dapat menggunakan Modem ini dengan masuk ke menu Application > Internet > Linux Common Mobile Connect. Maka software ini akan mendeteksi Provider, Jenis Jaringan dan Sinyal. Nah untuk mengkoneksikannya silahkan buka menu Setting > Connect Profile (sesuaikan dengan provider kita). Untuk melihat konfigurasi, silahkan gunakan perintah :


	$ sudo wvdialconf

Hasilnya, modem kita ada terbaca seperti pesan berikut :


	Found a modem on /dev/ttyUSB0.
	Modem configuration written to /etc/wvdial.conf.
	ttyUSB0<Info>: Speed 9600; init "ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 +FCLASS=0"
	ttyUSB2<Info>: Speed 9600; init "ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 +FCLASS=0"

Hehe.. seharian ini saya main Ubuntu.. Jadi lupa sementara dengan Windows deh.. Memang.. Linux dapat menyebabkan “kecanduan” jika dioprek dengan penasaran hehehe :) Selamat Berinternet !!! *Hidup tak seindah yang dilihat di Windows hehehe, tapi tetap makNyus*.

Referensi :
http://ronaldhariyanto.wordpress.com
http://blog.iklanglobal.com

Next Page »